Berita Desa
Semangat Gotong Royong Menyambut Usia Ke-63: Persiapan Selamatan Desa Bungai Jaya
Semangat Gotong Royong Menyambut Usia Ke-63: Persiapan Selamatan Desa Bungai Jaya
Desa Bungai Jaya, yang terletak di Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bersiap menyambut momen bersejarah: Hari Jadi Desa ke-63. Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi penanda rasa syukur, refleksi perjalanan desa, sekaligus momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Pusat dari rangkaian acara ini adalah Selamatan Desa, sebuah tradisi sakral yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Selamatan Desa: Jantung Perayaan
Selamatan desa, atau kerap disebut juga sebagai syukuran, memiliki makna yang mendalam. Ini adalah wujud terima kasih kepada Tuhan atas limpahan rezeki, kesehatan, dan keselamatan yang telah diberikan kepada warga desa sepanjang tahun. Tradisi ini juga menjadi cara untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah membangun dan memajukan Desa Bungai Jaya sejak ditetapkan pada tahun 1983.
Pada usia ke-63 ini, Desa Bungai Jaya yang dikenal memiliki segudang prestasi—terutama dalam produk olahan nanas dan pengembangan desa cerdas—ingin memastikan perayaan dilakukan dengan khidmat namun tetap meriah.
Tiga Pilar Utama Persiapan
Persiapan Selamatan Desa Bungai Jaya ke-63 melibatkan kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat. Secara umum, persiapan difokuskan pada tiga pilar utama:
1. Persiapan Spiritual dan Adat
Pilar pertama adalah fondasi dari selamatan itu sendiri. Persiapan ini mencakup:
-
Musyawarah Adat: Pertemuan dengan tokoh adat dan pemuka agama untuk menentukan hari baik pelaksanaan Selamatan, memastikan semua ritual dijalankan sesuai tradisi lokal.
-
Doa Bersama: Mengadakan kegiatan doa bersama di Halaman Pasar Malam Minggu untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi desa.
-
Persiapan Tumpeng dan Sesajian: Menyiapkan tumpeng atau hidangan khas yang akan menjadi simbol rasa syukur. Di Bungai Jaya, hidangan ini seringkali dihiasi dengan hasil bumi unggulan desa, seperti olahan nanas.
2. Persiapan Fisik dan Infrastruktur
Pilar ini berfokus pada keindahan dan kerapian lingkungan desa agar siap menyambut tamu dan acara puncak. Inilah saatnya semangat gotong royong benar-benar terlihat:
-
Kerja Bakti Massal: Warga dari setiap RT (Rukun Tetangga) serentak membersihkan lingkungan, mulai dari jalan utama, balai desa, hingga area makam leluhur.
-
Pemasangan Dekorasi: Memasang umbul-umbul, spanduk ucapan Hari Jadi, dan dekorasi bernuansa kedaerahan untuk memeriahkan suasana.
-
Penataan Lokasi Acara: Balai Desa atau lapangan utama disiapkan sebagai pusat Selamatan dan mungkin juga menjadi lokasi untuk panggung hiburan rakyat.
3. Rangkaian Kegiatan Pendukung
Selain acara inti Selamatan, peringatan Hari Jadi ke-63 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan sebagai ajang promosi potensi desa:
-
Solawatan Desa:
Harapan untuk Masa Depan
Kepala Desa Bungai Jaya, beserta seluruh perangkat desa, berharap Hari Jadi ke-63 ini dapat menjadi pendorong semangat baru. Selamatan Desa bukan hanya ritual, tetapi sebuah komitmen kolektif untuk menjaga desa agar tetap Aman, Produktif, dan Maju—sesuai dengan visi desa. Dengan usia yang semakin matang, Bungai Jaya diharapkan terus menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah.
Semoga seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar, dan Selamatan Desa Bungai Jaya ke-63 membawa berkah serta kemajuan berkelanjutan bagi seluruh warganya.